Sejarah
menunjukan pemuda selalu menampilkan peranannya. Pada awal abad 20 muncul
organisasi-organisasi modern sebagai alat perjuangan, seperti Budi Utomo, Indisehce
Partij, Serikat Dagang Islam, Muhammadiyah, Taman Sisiwa, dan lain-lain.
Organisasi-organisasi tersebut, dalam sejarah kita lebih dikenal dengan nama
pergerakan nasional.
Dalam
berbagai kesempatan, generasi muda Indonesia telah menunjukan kepeloporannya
yang dijiwai oleh semangat tidak kenal menyerah dan kesediaan untuk berkorban.
Hal itu memberikan contoh dan keteladanan kepada kita tentang darma bakti yang
patut dan seharusnya diberikan untuk membela kepentingan bangsa dan Negara.
Sebagai bukti bagaimana peranan pemuda Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan
Indonesia, di bawah ini beberapa tokoh pemuda yang besar jasanya terhadap
pencapaian kemerdekaan Indonesia antara lain: Ir. Soekarno, Moch. Hatta, RA.
Kartini, Ki Hajar Dewantara, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Pada
masa sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia, peranan pemuda sangat besar dan
penting artinya dalam membina persatuan dan kesatuan. Dengan memprakasai
diadakannya kongres pemuda yang dikenal dengan sumpah pemuda, guna mencapai Negara
Indonesia merdeka.
Pembinaan
organisasi kepemudaan hendaknya lebih diintensifkan. Organisasi-organisasi
kepemudaan seperti KNPI, OSIS, Organisasi Kemahasiswaan, Pramuka, Karang
Taruna, dan lain-lain, agar lebih mandiri, berkualitas dan lebih memiliki
semangat kebangsaan dengan didukung oleh sarana dan prasara yang memadai.
Keluarga,
masyarakat dan pemerintah memegang peranan penting dalam upaya menghasilkan
generasi muda yang bertanggung jawab. Pembinaan dan pengembangan pemuda
ditujukan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, kesetiakawanan social, serta
kepeloporan pemuda dalam membangun masa depan bangsa dan Negara.
Penyelenggaraan
pembinaan dan pengembangan pemuda menjadi tanggung jawab bersama antara
keluarga, masyarakat dan pemerintah. Dalam mewujudkan tanggung jawabnya
terhadap pendidikan generasi muda, melalui upaya peningkatan pemantapan
keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, serta pengalamannya
menanamkan dan menumbuhkembangkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara. Memperkukuh kepribadian, meningkatkan kecerdasan dan berkreatifitas,
memperkuat semangat belajar, dan etos kerja, serta memiliki keahlian dan
keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani untuk mewujudkan pemuda Indonesia
yang berkualitas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar