Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Desember 2013

Calon istriku…
Ku ukir kata ini untukmu

Keyakinan hati ini amat kuat untukmu
Kau pilihan jiwaku
Kau pilihan yang ditetapkan untukku

Bila waktunya tiba
Ikatan janji kan menyatukan hidup kita

Meski tak dapat kubangun istana yang megah
Meski aku bukan pangeran mimpimu
Meski aku tak sempurna untukmu
Tapi….
Jangan pernah ragu akan calon imammu ini

Aku tahu, kau merasa tak sempurna
Aku tahu, kau merasa banyak kekurangan
Tapi….
bagiku kau lebih dari pantas mengisi hatiku

Dan, kuyakini dalam dirimu
Ada jiwa yang dapat mengarah hidup ini
mencapai kemuliaan sampai akhirat nanti

Barakallah….. Amin. 

Minggu, 26 Februari 2012

Aku Lelaki Renta

Aku lelaki renta...
yang sudah lemah.
Berdiri penuh kepayahan,
terpuruk dan tak berdaya.
Hanya awan gelap yang menemani,
dan petir-petir yang siap menyambar.

Sungguh, aku tak berdaya.
Sayap-sayap kehidupanku terasa telah patah.
Kemanakah aku harus pergi?
Keputusanku tak berarti apapun,
Kehendak-Mu mutlak terjadi.

Seandainya aku menyerah dalam hidup ini,
bukanlah karena putus asa
tapi sungguh ketidak berdayaanku.

Selasa, 14 Februari 2012

BERSAMA ALLAH

Bersama Allah dalam derita penyakitku
dan dalam engah kepayahanku
kumunajat mengharapkan kesembuhanku.
Ku seru: Ya Rabb! Engkau Tuhan kami!
Engkau pemberi kesembuhan .... Engkaulah ....
Engkaulah harapanku.
Bagiku tiada selainMu
Apabila terus berlanjut penyakitku
KepadaMu kuserahkan pundak segala petaka.

Manusia sekitarku amatlah banyak
tetapi mereka sedikit ....
dalam tanggung jawab atas beban-beban
"saudara manfaat" dan "kawan-kawan yang lapang"
dalam keborosan dan kekayaan.
Tapi mereka kosong, mereka hampa
atas ujian yang menimpanya.

Tuhan dan jiwaku ....
atau kelenyapan kekayaanku
pabila kutuju seorang kawan yang ikhlas, 
dan mencari dengan penuh keinginan,
tentang orang yang amanat,
kudapati diantara para kawan
orang-orang yang mulia ....
mereka itu dalam hakekatnya ....
itulah orang-orang yang ikhlas.

Tapi pertolongan Allah lebih kuat
untuk selama-lamanya ....
dan lebih mulia dari kawan-kawanku
dan dari musuh-musuhku.
Maka Allah atas manusia, atas wujud kita
atas kehidupan dan ....
alamnya orang yang hidup.

MAHA SUCI ALLAH
Maha kuat Tuhan kami ....
Tuhanku .... "Tuhan guna" dan "Tuhan petaka"
kubersamaNya Yang Maha Agung
dengan jiwaku ....
walau perasaanku dalam kesukaran ....
penuh kepayahan.

                                           Oleh: Ahmad Ustman Almaraghi

Senin, 13 Februari 2012

Ya Allah, maha penyayang...

Ya Allah, cinta kasih-Mu datang dan pergi,
tumbuh dan hilang dalam setiap jiwa,
tak terkirakan waktu dan nilainya.
Meski kadang mencucurkan airmata,
atau meninggalkan luka dihati.

Ya Allah, maha penyayang...
Bimbinglah hati kami tuk saling memahami,
saling merindukan, saling menyayangi,
dan saling mencintai.
Meski saat ini bukan untuknya atau bukan lagi untuknya,
dan tak bersama tuk saling memiliki.

Ya Allah, maha pengasing...
Pertahankan ikatan yang telah ada,
tuk terus saling mengabdi dan melindungi.
Bukan tuk saling meragukan,
saling mengalahkan atau memenangi,
dan bukan pula tuk saling mengkhianati.

Ya Allah, maha penyayang dan maha pengasih...
Bimbinglah hati kami tuk mencari kasih-Mu,
menyatu siang dan malam dalam kasih-Mu,
hingga kesempurnaan jiwa sebagai umat-Mu.
Barakallah..., amin.

Minggu, 12 Februari 2012

Pahamilah aku...!

Aku memang telah salah jalan
Aku tak bermoral dimata kalian
Tapi, aku bukan manusia tanpa hati
bukan pula manusia tanpa iman
Aku menyadari semua itu.

Ini, bukanlah jalan pilihanku
Aku terjerumus waktu ke arah sana
dan, tak dapat kuhindari lagi
Hidup penuh keringat kenistaan ini.

Seandainya, dapat memilih
Aku mau hidup seperti kalian
hidup tenang dan tentram
Bukan kehidupanku sekarang ini
penuh air mata dan kegelisahan jiwa

Bukanlah pilihanku,
hidup penuh kenistaan ini.