Metode
pembelajaran mempunyai nilai strategis, karena metode merupakan alat atau
fasilitas untuk menghantarkan bahan pelajaran mencapai tujuan. Oleh karena itu,
bahan pelajaran yang disampaikan tanpa memperhatikan metode pembelajaran justru
akan mempersulit guru dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Hasil
belajar siswa atau prestasi belajar siswa akan diperoleh setelah siswa menempuh
proses atau pengalaman pembelajarannya. Pengalaman belajar merupakan suatu
proses kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Proses kegiatan
belajar mengajar sangat dipengaruhi oleh alternatif metode yang digunakan guru.
Wina
Senjaya (2008), mengemukakan bahwa metode pembelajaran dapat diartikan sebagai
cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam
bentuk kegiatan nyata, dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. terdapat
beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan
strategi pembelajaran, diantaranya: ceramah, demonstrasi, diskusi, simulasi,
laboratorium, pengalaman lapangan, brainstorming, debat, symposium, dan
sebagainya.
Dyah
Rahayu Widiarni, dalam makalah Perencanaan Sistem Pengajaran mengemukakan 31
metode pembelajaran sebagai berikut: kerja kelompok, penemuan (discovery), unit
teaching, micro teaching, inquiry, penampilan, diskusi, ceramah, demonstrasi, tanya
jawab, studi mandiri, pembelajaran terprogram, tugas dan resitasi, latihan,
latihan bersama teman, simulasi, pemecahan masalah, studi kasus, insiden,
praktikum, proyek, bermain berperan, seminar, symposium, sosiodrama, tutorial,
deduktif, induktif, karyawisata, eksperimen, dan bercerita.
Penggunaan metode
pembelajaran, ditinjau dari segi prosesnya memiliki fungsi-fungsi sebagai
berikut:
- 1. Sebagai alat atau cara untuk mencapai tujuan pembelajaran atau membentuk kompetensi siswa.
- 2. Sebagai gambaran aktivitas yang harus ditempuh oleh siswa dan guru dalam kegiatan pembelajaran.
- 3. Sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan alat penilaian pembelajaran.
- 4. Sebagai bahan petimbangan untuk menentukan bimbingan dalam kegiatan pembelajaran.
Sedangkan faktor-faktor yang
perlu dipertimbangkan dalam memilih metode pembelajaran, yaitu:
- 1. Tujuan pembelajaran atau kompetensi siswa.
- 2. Karakteristik bahan/materi pembelajaran.
- 3. Waktu yang digunakan.
- 4. Faktor siswa.
- 5. Fasilitas, media, dan sumber belajar.
Metode pembelajaran yang kita gunakan dalam kegiatan
pembelajaran disesuaikan dengan keperluan dan situasi yang sedang berlangsung,
guru dapat menggunakan metode mengajar secara bervariasi untuk mencapai tujuan
pembelajaran yang sudah direncanakan sebelumnya. Pemilihan metode pembelajaran
harus mempertimbangkan pengembangan kemampuan siswa, tujuan pembelajaran,
materi pelajaran, dan waktu yang tersedia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar